Mengenal Apa Itu Upcycling

Mungkin sebagian dari anda pernah mendengar istilah upcycling ya? Lantas, apa itu upcycling? Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini akan coba membahas seputar upcycling sehingga anda lebih mengenal apa itu upcycling.

Apa itu upcycling?

Upcycling adalah kegiatan menciptakan produk yang berasal dari limbah atau barang yang tidak diinginkan lagi, atau mengadaftasi barang yang sudah ada dengan cara tertentu untuk menambah nilai barang tersebut. Upcycling juga bisa diartikan sebagai proses transpormasi yang membuat suatu benda yang sudah tidak digunakan menjadi benda baru lain yang memilliki nilai sama atau lebih besar dari aslinya.

Adapun tujuan upcycling adalah untuk mengurangi limbah yang ada di lingkungan serta menambah umur sumber daya yang digunakan.

Manfaat Upcycling

Upcycling memiliki banyak manfaat untuk lingkungan, ekonomi dan sosial. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan selengkapnya:

  • Manfaat bagi lingkungan

Ada banyak manfaat upcycling untuk lingkungan, antara lain:

  • Bisa membantu mengurangi beban sumber daya alam seperti hutan, bahan bakar, dan persediaan air serta membantu melindungi habitat satwa liar.
  • Bisa membantu mengurangi polusi air dan udara.
  • Bisa mengurangi limbah di tempat pembuangan sampah, di lautan, dan fasilitas pengelolaan limbah. Karena limbah yang berlebihan dapat merusak lingkungan.
  • Bisa membantu menghemat energi yang semakin menipis dengan cara mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi pada meningkatnya perubahan iklim.
  • Manfaat bagi sosial

Perlu diketahui bahwa upcycling dapat mendorong seseorang untuk berkreatifitas dalam menciptakan produk baru tanpa harus mendaur ulang. Aktivitas ini tentunya bisa menjadi hobi yang menyenangkan. Bahkan bisa menjadi kepuasan tersendiri untuk anda yang telah melakukan hal yang baik untuk lingkungan di masa sekarang dan di masa yang akan datang.

  • Manfaat bagi ekonomi

Upcycling juga bermanfaat dari sisi ekonomi loh. Berikut beberapa manfaat upcycling bagi ekonomi:

  • Dapat mengurangi biaya produksi. Sebagai contoh, apakah anda tahu untuk membuat 1 buah kaos membutuhkan produksi kapas sebanyak 2,700 liter? Nah, dengan melakukan upcycling, ketika seorang desainer ingin membuat pakaian, maka otomatis akan mengurangi biaya produksi yang akan dikeluarkan.
  • Mendukung keberlangsungan industri lokal. Dalam hal ini, upcycling bisa membantu para pelaku usaha kecil lokal yang berada di sekitar anda, yang mana mereka akan menggunakan kreativitasnya untuk membuat suatu barang baru yang lebih ramah lingkungan, seperti mengubah kaleng bekas menjadi perkakas yang unik dan menarik.

Melakukan Upcycling di Rumah

Untuk mengurangi limbah sampah, anda bisa melakukan upcycling di rumah. Dalam hal ini, pilihlah cara yang masih mungkin dilakukan. Misalnya seperti menjahit kemblai pakaian yang sudah rusak menjadi barang baru, baik itu menjadi sarung bantal, tote bag, keset, dan lain sebagainya.

Selain melatih kreativitas dalam mengolah kembali barang-barang bekas, anda pun bisa mendapatkan manfaat dari barang-barang yang anda buat sendiri.

Mengirim sampah untuk Daur Ulang

Jika anda tidak melakukan me-upcycling semua barang bekas dan sampah di rumah, maka anda bisa mengirimnya ke tempat daur ulang. Jangan lupa untuk memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pihak pendaur ulang untuk memrosesnya. Dan pastikan bahwa hanya sampah anorganik saja, tanpa sampah organic ataupun sampah B3.

Demikianlah artikel kali ini tentang workshop upcycling. Semoga informasi ini ada guna dan manfaatnya bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

14 − four =