Berbagai Cara dan Metode Untuk Mengetahui Usia Kehamilan

10 Perjalanan Kehamilan Ellie Goulding yang Resmi Menjadi Orang Tua

Banyak sekali pasangan muda yang sangat gembira Ketika mengetahui bahwa sang istri tengah mengandung buah hati mereka. Tak jarang, banyak juga pasangan yang langsung mencari tahu bagaimana cara agar mengetahu usia kehamilan. Banyak cara yang bisa digunakan seperti menggunakan Kalkulator Kehamilan yang sudah banyak di internet sehingga anda dan pasangan dapat segera mengetahui usia kehamilan asalkan mengetahui hari pertama haid terakhir atau biasa disebut dengan HPHT. Selain itu masih banyak juga cara yang bisa anda gunakan yang berguna sebagai kalkukator kehamilan seperti beberapa cara seperti di bawah ini. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Menggunakan Metode Kalender

Banyak sekali orang yang menggunakan Metode kalender sebagai kalkulator kehamilan nya. Pasalnya, dengan menggunakan metode kalender ini selain bisa anda gunakan untuk menghitung HPL atau hari perkiraan lahir sang buah hati, anda juga bisa menggunakannya sebagai perkirakan usia kehamilan. Diilansir dari HealthLine, kehamilan yang dialami para wanita biasanya berlangsung dengan rata-rata 280 hari atau 40 minggu semenjak hari pertama Ketika haid terakhir.

Pentingnya mencatat tanggal Ketika menstruasi tiba adalah karena bisa anda gunakan untuk menentukan usia kehamilan. Pasalnya, Hari pertama haid terakhir bisa menjadi patokan dan dianggap sebagai hari pertama kehamilan, meskipun ada kemungkinan anda baru hamil berusia 2 minggu kemudian. Sebenarnya, perkembangan janin sudah dimulai pada hari setelah pembuahan dan biasanya pembuahan baru bisa terjadi setelah dua minggu sejak tanggal haid terakhir.

Dengan anda mengetahui HPL atau hari perkiraan lahir, maka anda dan pasangan bisa mengetahui usia kehamilan. Kalkulator kehamilan berdasarkan rumus Naegele, anda harus mengingat hari pertama haid terakhir, dengan menggunakan metode Negele ini bisa dilakukan jika anda memiliki siklus menstruasi yang teratur, yaitu 28 hari.

Cara untuk mengetahui usia kehamilan berdasarkan rumus atau metode Naegele Ini adalah dengan, menentukan tanggal hari pertama pada menstruasi terakhir terlebih dahulu, setelah menentukan HPHT nya, tambahkan 7 hari, lalu jumlah yang anda dapatkan kurangi 3 bulan. Setelah itu, anda tambahkan lagi 1 tahun. Sebagai contoh, jika hari pertama menstruasi terakhir anda  adalah pada tanggal  1 Desember 2021, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Tambahkan 7 hari = 8 Desember 2021

Kurangi 3 bulan = 8 September 2021

Tambahkan 1 tahun = 8 September 2022

Berdasarkan hasil perhitungan di atas, HPL akan jatuh pada tanggal adalah 8 September 2022. Berdasarkan dari HPL tersebut, anda bisa mulai menghitung usia kehamilan yang sedang anda jalani.

Namun akan berbeda jika anda mengalami bulan hari pertama haid terakhir yang tidak bisa dikurangi, maka caranya adalah dengan menambahkan 7 hari, setelah itu anda bisa menambahkan 9 bulan tanpa menambahkan tahun. Sebagai contoh jika hari pertama haid terakhir yang anda alami adalah pada tanggal 20 April 2020, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Tambahkan 7 hari = 27 April 2020

Tambahkan 9 bulan = 27 Januari 2021

Jadi berdasarkan hasil perhitungan maka, HPL atau hari perkiraan lahir anda adalah jatuh pada tanggal 27 Januari 2021 dan berdasarkan HPL, itu anda bisa terbantu untuk menghitung usia kehamilan yang sedang anda jalani.

Berikut merupakan salah satu cara yang bisa anda dan pasangan lakukan untuk mengetahui usia kehamilan dan juga perkiraan hari lahir sang buah hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − nine =